31 Januari 2017

Dear Bapak/Ibu Faculty Member,

Dari tahun ke tahun jumlah artikel peneliti Universitas Andalas yang terbit di jurnal internasional kian bertambah berkat upaya dan kerja keras Rekan-Rekan sekalian. Sehubungan dengan terbitnya Keputusan Menteri Ristek dan Dikti mengenai pedoman JJA yang baru. Dalam penilaian kenaikan jenjang, tim asesor Kopertis dan Dikti telah mengadopsi pedoman jurnal predator yang dikeluarkan oleh Jeffrey Beall, seorang pemerhati dunia penerbitan jurnal ilmiah. Situs web tersebut ada dihttp://scholarlyoa.com/<http://scholarlyoa.com/>. Jurnal predator dimaksudkan sebagai “vanity publishing” yaitu asal terbit. Peer review yang minim, dan biaya yang mahal adalah beberapa ciri-ciri jurnal predator. Jurnal predator juga sering mengirim undangan menulis artikel dengan kata-kata yang menyanjung sehingga para peneliti sering terkecoh. Ada beberapa kasus dimana sebuah jurnal yang tadinya dikelola dengan baik setelah terindeks SCOPUS lalu berubah menjadi jurnal predator untuk mengeruk keuntungan. SCOPUS tidak selalu cepat dalam hal ini sehingga ada beberapa jurnal predator yang juga terindeks SCOPUS.

 

Daftar penerbit jurnal predator:
https://web.archive.org/web/20161202192036/https://scholarlyoa.com/publishers/

Daftar jurnal predator secara individual:
http://scholarlyoa.com/individual-journals/

21 Juli 2016

Selamat kepada para pelamar BUDI LN (Luar Negeri) yang lolos seleksi wawancara. Bagi pelamar yang lolos seleksi, harap melengkapi lampiran permohonan keberangkatan ke luar negeri. Berikut beberapa file yang dapat diunduh :

  Surat Pengumuman

     Daftar Nama Pelamar BUDI yang lolos wawancara

   Lampiran Permohonan Keberangkatan Ke luar negeri

 

 

Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terimakasih.

21 Juli 2016

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) kembali membuka kesempatan kepada dosen untuk melanjutkan pendidikan jenjang doktor atau S-3 keluar negeri melalui Beasiswa Untuk Dosen Indonesia (BUDI LN).

“Dalam waktu satu pekan ke depan, kami membuka kesempatan untuk dosen-dosen mendaftar Program BUDI LN,” ujar Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti di Jakarta, Rabu (20/7). Pihaknya kembali membuka kesempatan tersebut, setelah sebelumnya mengumumkan sebanyak 168 penerima beasiswa BUDI LN.

Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi dosen-dosen baik yang mengajar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) asalkan telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) dan Nomor Induk Khusus (NIDK). Mereka dipersilakan mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

“Pada tahun ini, kuota untuk BUDI LN sebanyak 300 beasiswa. Namun, dari hasil seleksi kuota tersebut tidak terpenuhi. Beberapa penyebabnya karena tidak memenuhi syarat dan ada juga pelamar yang sudah mendapatkan beasiswa dari sponsor lain,” ucap dia.

Kuota BUDI LN untuk tahap kedua yakni 130 beasiswa luar negeri. Pelamar boleh mengajukan belajar di universitas ternama dunia. Tahapan seleksi untuk BUDI LN, lanjut Ghufron, tidaklah terlalu sulit yakni seleksi administrasi dan wawancara.

Meskipun demikian, Kemristekdikti mensyaratkan bahwa calon dosen haruslah cakap dalam kemampuan Bahasa Inggris. Beasiswa BUDI bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di pendidikan tinggi. Salah satu permasalahannya adalah ada sekitar 59.000 dosen yang masih bergelar sarjana. Padahal idealnya menurut UU Guru dan Dosen, 10 tahun setelah disahkan maka tidak ada lagi dosen yang bergelar sarjana.

Beasiswa yang merupakan kerja sama Kemristekdikti dan Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) itu terdiri atas beasiswa dalam negeri dan luar negeri. “Pada tahun ini, kami memang tidak mengalokasikan dana untuk beasiswa dosen karena pemotongan anggaran di kementerian. Oleh karena itu kami menjalin kerja sama dengan LPDP untuk pembiayaannya,” kata Ghufron.

Beasiswa itu diluncurkan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016. Kuota beasiswa yang dialokasikan yakni 2.000 beasiswa untuk dalam negeri dan 300 beasiswa untuk luar negeri. Khusus untuk luar negeri, merupakan beasiswa program doktor atau S-3.

19 Juli 2016

Fakultas kedokteran Rumah Sakit Siriraj, Mahidol University menawarkan beasiswa parsial kursus singkat selama 1 – 3 bulan di Fakultas Kedokteran Mahidol University Bangkok, Thailand. Informasi mengenai jenis dan lama kursus serta cakupan beasiswa yang diberikan dapat di download melalui link berikut

19 Juli 2016

JAKARTA, suaramerdeka.com Guna meningkatkan kualitas para dosen serta meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara keseluruhan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan melakukan sejumlah terobosan, salah satunya adalah program dosen magang.

Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Ali Ghufron Mukti mengatakan, bahwa program tersebut bertujuan untuk menciptakan akselerasi percepatan kompetensi dosen muda khususnya dari perguruan tinggi baru, dengan menggali pengalaman dari para dosen berkualitas di perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia.

“Supaya dosen-dosen baru yang berasal dari PTN-PTN baru, kita magangkan di PTN-PTN yang masuk dalam klaster satu atau PTNBH,” ujar Ghufron.

Dikatakan, ini pihaknya tengah melakukan seleksi terhadap para dosen yang berminat untuk mengikuti program tersebut. Pasalnya untuk tahun ini, pemerintah hanya menyediakan kuota sebanyak 50 orang dosen.

“Peserta yang sudah mendaftarkan diri sebanyak 325 dosen, sedangkan kuota hanya sebanyak 50 orang. Saat ini masih sangat terbatas,” paparnya.

Selain itu, upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi baru juga dilakukan dengan model mobilisasi dosen-dosen senior dan berpengalaman. Diharapkan para dosen yang dinilai memiliki kualifikasi serta kompetensi tersebut juga memberikan pengajaran dalam batas waktu tertentu di perguruan tinggi baru.

“Moblisasi dosen berkualitas dan memiliki mutu profesionalisme yang baik itu dapat membantu perkembangan kualitas dosen,” jelasnya.

Dengan demikian, akan tercipta peningkatan dan penguatan institusi pada PTN yang masih baru. “Mobilisasi dosen ini telah menjaring sekitar 43 dosen peserta program,” imbuh Ghufron.

18 Juli 2016

Kesempatan beasiswa King Abdullah University of Science and Technology info lebih lanjut

27 Juni 2016

Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) akan menyelenggarakan Revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam bentuk pengembangan kurikulum sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Sehubungan dengan hal tersebut, Direktorat Pembelajaran, Ditjen Belmawa menawarkan Program Hibah Kurikulum Revitalisasi kepada perguruan tinggi dengan akreditasi semua program studi minimal B. Masing-masing perguruan tinggi hanya dapat mengajukan 1 (satu) proposal

Dokumen yang dikirim harus dipenuhi dan disiapkan dalam pengajuan proposal Program Hibah Kurikulum Revitalisasi LPTK adalah sebagai berikut:

1.     Surat permohonan kepada Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

2.     Proposal Program Hibah Kurikulum Revitalisasi LPTK rangkap 2 (dua)yang memuat:

a.     Pengembangkan Kurikulum yang dilaksanakan pada tahun 2016 paling lama 4 bulan sejak penanda tanganan kontrak; 

b.    Kurikulum yang menjamin pengembangan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (Student-Centered Learning) yang tercermin di dalam contoh Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

Kepada perguruan tinggi yang berminat dapat mengirimkan dokumen pengajuan proposal paling lambat pada hari Senin tanggal 13 Juli 2016 cap possoftcopy dapat dikirimkan ke email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. subject: Revitalisasi LPTK, sedangkan hardcopy dapat dikirim kepada:

 

Direktorat Pembelajaran
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Gedung D- Lantai 7, Jln. Jenderal Sudirman Pintu 1 Senayan 
Jakarta 10270

Lampiran :
Tawaran Hibah Revitalisasi LPTK
Panduan Hibah Revitaliasasi LPTK

23 Juni 2016

The Indonesian Science Fund (Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia, DIPI) has recently been established under the auspices of the Indonesian Academy of Sciences (AIPI). This 2016 Research Call aims to provide grants for research in the following two focus areas:

·      life, health, and nutrition

·      identity, diversity, and culture

Competitive research grants of up to three years and IDR 1.5b/year will be offered for researchers from Indonesia to pursue high-quality scientific research projects. The funder aims to support fundamental, frontier, and excellent research in the above two focus areas of importance to Indonesia’s future. For this 2016 Research Call, Principal Investigators applying for the grants are required to be of Indonesian nationality and based in Indonesia. Domestic and international collaborations between researchers and their institutions are encouraged, as are interdisciplinary projects, but neither is a requirement. The expected results of the research must be eligible for publication in highly reputable scientific journal.

The Principal Investigator should demonstrate the ground-breaking nature, ambition and feasibility of his or her scientific proposal.  Proposals of an interdisciplinary nature — which cross the boundaries between different fields of research, pioneering proposals addressing new and emerging fields of research, or proposals introducing unconventional, innovative approaches and scientific inventions — are encouraged. The procedure for evaluating applicants’ qualifications will emphasize the individual’s scientific ability and creativity, the innovativeness of the research approaches, and the potential of the project, if successful, to have a significant impact on the field.

1.   The research focus areas related to life, health, and nutrition sciences include, but are not limited to, those biological issues described in Cluster 3 of the publication SAINS45.

2.   The research focus areas related to identity, diversity, and culture include, but are not limited to, those social science issues described in Cluster 1 of the publication SAINS45.

Other focus areas addressed in SAINS45 will not be supported in this call, being reserved for funding in subsequent years. The entire SAINS45 publication can be accessed athttp://www.dipi.id/en/SAINS45.

Research grants of up to 3 years and up to IDR 1.5b/year will be awarded. All projects that receive funding must be completed by December 31, 2019. Online proposal submission begins May 15, 2016. The deadline for proposal submission is July 31, 2016, at 11:59 PM WIB.

For more information, please emailAlamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

unduh

 

 

 

06 Juni 2016

Yth. Rektor/Direktur Perguruan Tinggi Negeri
Di
Tempat

Dengan hormat, bersama ini diberitahukan bahwa sesuai dengan program kerja dan rencana strategis tahun 2016, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti akan melaksanakan program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara (PERMATA) dengan tujuan untuk membangun dan memperkuat nasionalisme mahasiswa, meningkatkan komunikasi mahasiswa lintas perguruan tinggi dan lintas budaya, serta memberi kesempatan mahasiswa mengambil perkuliahan di perguruan tinggi yang memiliki keunggulan dan kekhasan keilmuan tertentu dengan bidang ilmu yang dipelajari oleh mahasiswa yang bersangkutan.

Program PERMATA telah berjalan sejak tahun 2014 dengan kuota mahasiswa yang terus ditingkatkan setiap tahunnya. Berkenaan dengan hal itu, untuk tahun anggaran 2016, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti mengalokasikan anggaran untuk 600 (enam ratus) orang mahasiswa PTN dan PTS seluruh Indonesia untuk mengikuti program PERMATA.

Oleh karena itu Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti dengan hormat mengundang seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk berpartisipasi dalam program PERMATA dengan mendaftar dan mengirimkan proposal singkat yang berisi usulan biodata nama-nama mahasiswa peserta, program studi dan daftar mata kuliah serta penunjukan satu orang koordinator program PERMATA untuk masing-masing perguruan tinggi. Pendaftaran online dan pengusulan proposal melalui laman http://belmawa.ristekdikti.go.id/permata/ atau email ke Sdr. Septian: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. atau Sdri. Tsania: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. atau via pos ke alamat Ditjen Belmawa Kemristekdikti, Gedung D Lantai 7, Jalan Pintu 1 Senayan Jakarta 10270.

Sehubungan dengan masih adanya Perguruan Tinggi yang belum menerima surat kami nomor : 389/B2/LL/2016 tanggal 11 Mei 2016 perihal surat edaran program PERMATA tahun 2016, dengan ini kami sampaikan, bahwa kami memperpanjang pendaftaran dan pengusulan proposal sampai dengan tanggal 15 Juni 2016. Untuk proses seleksi mahasiswa calon peserta masing-masing perguruan tinggi dapat mengikuti petunjuk teknis seleksi program PERMATA (terlampir).

Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Direktur Pembelajaran

ttd
Paristiyanti Nurwardani
NIP. 196305071990022001

 

Tembusan:
1. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan
2. Sekretaris Ditjen Belmawa
3. Wakil Rektor/Direktur bidang Akademik
4. Wakil Rektor/Direktur bidang Kerjasama

 

Lampiran :

Perpanjangan Surat Edaran Permata 2016_PTN
Pedoman Permata 2016
Formulir Perata 1
Formulir Permata 2

 

21 Juni 2016

Yth.

Bapak/Ibu/Saudara

Merujuk kepada surat Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri No.: AMB. DAK. 5210.02.2016, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta menginformasikan bahwa Pemerintah Polandia menawarkan beasiswa penuh “Ignacy LUKASIEWICZ” untuk mahasiswa asing.
  2. Sejumlah program studi yang ditawarkan dalam program beasiswa “Ignacy LUKASIEWICZ” adalah sebagai berikut: matematika, teknik, geografi, astronomi, arsitektur, pertanian, oseanografi, perikanan, kedokteran hewan, ekologi, kehutanan, informasi teknologi (IT), telekomunikasi, transportasi dan program studi serupa di universitas-universitas terbaik Polandia (terlampir), untuk tingkat pascasarjana dan doktoral, yang didahului dengan program pembelajaran bahasa Polandia selama 1 tahun di Polandia.
  3. Edisi kedua dari program beasiswa “Ignacy LUKASIEWICZ” ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara prioritas.
  4. Sebagai informasi, kami lampirkan pengumuman program beasiswa “Ignacy LUKASIEWICZ” berikut persyaratan-persyaratan yang diperlukan. Informasi beasiswa lebih lanjut dapat dilihat pada tautan berikut: http://buwiwm.edu.pl/news_il/
  5. Batas akhir penyerahan aplikasi belajar bahasa Polandia tanggal 24 Juni 2016, sedangkan batas akhir penyerahan aplikasi beasiswa tanggal 3 Juli 2016. Aplikasi pendaftaran dapat dikirimkan ke Kedutaan Besar Polandia dengan alamat: Jl. Rasuna Said Kav. X Blok IV/3, 12950 Jakarta, dengan menuliskan keterangan “Ignacy Lukasiewicz Scholarship”.

Demikian disampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 8 Juni 2016

TTD

Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik

 

Informasi selengkapnya: The Ignacy Lukasiewicz Scholarship Programme

Agenda Kegiatan

No events

Banner