Print this page

HINDARI JURNAL PREDATOR!

31 Januari 2017

Dear Bapak/Ibu Faculty Member,

Dari tahun ke tahun jumlah artikel peneliti Universitas Andalas yang terbit di jurnal internasional kian bertambah berkat upaya dan kerja keras Rekan-Rekan sekalian. Sehubungan dengan terbitnya Keputusan Menteri Ristek dan Dikti mengenai pedoman JJA yang baru. Dalam penilaian kenaikan jenjang, tim asesor Kopertis dan Dikti telah mengadopsi pedoman jurnal predator yang dikeluarkan oleh Jeffrey Beall, seorang pemerhati dunia penerbitan jurnal ilmiah. Situs web tersebut ada dihttp://scholarlyoa.com/<http://scholarlyoa.com/>. Jurnal predator dimaksudkan sebagai “vanity publishing” yaitu asal terbit. Peer review yang minim, dan biaya yang mahal adalah beberapa ciri-ciri jurnal predator. Jurnal predator juga sering mengirim undangan menulis artikel dengan kata-kata yang menyanjung sehingga para peneliti sering terkecoh. Ada beberapa kasus dimana sebuah jurnal yang tadinya dikelola dengan baik setelah terindeks SCOPUS lalu berubah menjadi jurnal predator untuk mengeruk keuntungan. SCOPUS tidak selalu cepat dalam hal ini sehingga ada beberapa jurnal predator yang juga terindeks SCOPUS.

 

Daftar penerbit jurnal predator:
https://web.archive.org/web/20161202192036/https://scholarlyoa.com/publishers/

Daftar jurnal predator secara individual:
http://scholarlyoa.com/individual-journals/